h1

Krisis Air Bersih di Boyolali Meluas

27 Oktober, 2007

BOYOLALI–MIOL: Krisis air bersih akibat musim kemarau di Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, tahun ini semakin meluas.

“Tahun lalu hanya 12 desa yang kesulitan air bersih. Tapi tahun ini bertambah lagi menjadi 15 desa”, ujar Sekretaris kecamatan Musuk, Tukino, Sabtu (25/8).

Kelima belas desa itu adalah Lampar, Dragan, Karanganyar, Jemowo, Sumur, Lanjaran, Karangkendal, Keposong, Pagerjurang, Mriyan, Sruni, Sukorejo, Sangup, Sukosari, dan Cluntang.

Padahal, pada kemarau tahun lalu tiga desa yakni Lampar, Mriyan, dan Sangup masih bisa mendapatkan pasokan air bersih dari umbul Wonopedu yang berada di kaki Gunung Merapi. Tapi sekarang, kata Tukino, tidak bisa lagi karena umbul itu pun sekarang sudah kritis.

Sementara ini, untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari, warga terpaksa membeli dari mobil tangki seharga Rp65 ribu-Rp75 ribu per 2.000 liter. Ada juga yang membeli per jeriken seharga Rp2.500-Rp3.000 per 30 liter.

“Itu sangat berat bagi kami, apalagi sekarang penghasilan juga ikut-ikutan mengering. Kalau bisa, ya dikasih bantuan air bersih”, kata Widadi, 45, salah satu warga Desa Sukorejo penuh harap.

Sementara itu, Kepala bagian Sosial Sekretariat daerah Boyolali, Sudadi Waluyo, ketika dihubungi berjanji akan segera menindaklanjuti permintaan warga Kecamatan Musuk itu. Surat permintaan droping air bersih, menurutnya, telah diterima.

“Sekarang kami tinggal menunggu hasil pendataan dari kecamatan, khususnya mengenai berapa kebutuhan air dan daerah-daerah mana saja yang akan menjadi sasaran. Sudah ada tiga unit truk tangki PDAM yang kami siapkan untuk itu”, jelasnya.

Diakui Sudadi, dari laporan yang ia terima dampak kemarau terhadap ketersediaan air bersih pada tahun ini di wilayah Boyolali memang lebih parah dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Jika pada 2006 lalu hanya tercatat 40 desa, tahun ini bertambah menjadi 46 desa. Tersebar di lima kecamatan yakni Musuk sebanyak 15 desa, Cepogo 5 desa, Klego 9 desa, Mojosongo 7 desa, dan Kemusu sebanyak 10 desa. (FR/OL-03)

Sumber: Media Indonesia Online

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.